WOKING - Pembalap Red Bull Racing Mark Webber masih memuncaki klasemen sementara Formula One (F1) musim 2010. Kondisi ini ternyata tidak menyiutkan mental pembalap McLaren Lewis Hamilton untuk menghapus kesenjangan poin. Hamilton yang mengoleksi 157, hanya tercecer empat angka dari Webber.
Bukan hanya pembalap, Red Bull juga unggul untuk kategori konstruktor. Tragisnya, McLaren juga kalah dalam perolehan angka paga GP Hungaria lalu. Managing director McLaren, Jonathan Neale berjanji bekerja mengembangkan kembali MP4-25 agar ferformanya lebih baik.
"Kategori ini sangat dekat untuk kejuaraan kali ini. Kami kurang baik di Hungaria. Sehingga celah untuk Ferrari dan Red Bull sangat signifikan. Akibatnya, kami harus puas mereka berjaya," Neale seperti dilansir reuters, Kamis (26/8/2010).
"Mengingat kinerja kami di Hungaria, akan akan kembali ke sirkuit yang memiliki karakteristik serupa. Kami bekerja dan sangat keras untuk melakukan sesuatu tentang itu. Kami berharap paket upgrade untuk Singapura. Kami berharap akan mengambil paket pengembangan untuk serie terakhir," bebernya.
Neale menjelaskan perubahan terhadap peraturan di musim baru-baru ini telah membuat lebih sulit bagi setiap tim untuk menghentikan lawan.
"Perubahan peraturan tersebut berarti ada perangkat yang lebih sedikit pada mobil. Sehingga setiap orang bekerja di dasar, sayap dan menurunkan sisi mobil," pungkasnya.(fmh)
0
komentar:
WOKING - Pembalap Red Bull Racing Mark Webber masih memuncaki klasemen sementara Formula One (F1) musim 2010. Kondisi ini ternyata tidak menyiutkan mental pembalap McLaren Lewis Hamilton untuk menghapus kesenjangan poin. Hamilton yang mengoleksi 157, hanya tercecer empat angka dari Webber.
Bukan hanya pembalap, Red Bull juga unggul untuk kategori konstruktor. Tragisnya, McLaren juga kalah dalam perolehan angka paga GP Hungaria lalu. Managing director McLaren, Jonathan Neale berjanji bekerja mengembangkan kembali MP4-25 agar ferformanya lebih baik.
"Kategori ini sangat dekat untuk kejuaraan kali ini. Kami kurang baik di Hungaria. Sehingga celah untuk Ferrari dan Red Bull sangat signifikan. Akibatnya, kami harus puas mereka berjaya," Neale seperti dilansir reuters, Kamis (26/8/2010).
"Mengingat kinerja kami di Hungaria, akan akan kembali ke sirkuit yang memiliki karakteristik serupa. Kami bekerja dan sangat keras untuk melakukan sesuatu tentang itu. Kami berharap paket upgrade untuk Singapura. Kami berharap akan mengambil paket pengembangan untuk serie terakhir," bebernya.
Neale menjelaskan perubahan terhadap peraturan di musim baru-baru ini telah membuat lebih sulit bagi setiap tim untuk menghentikan lawan.
"Perubahan peraturan tersebut berarti ada perangkat yang lebih sedikit pada mobil. Sehingga setiap orang bekerja di dasar, sayap dan menurunkan sisi mobil," pungkasnya.(fmh)
0 komentar:
WOKING - Pembalap Red Bull Racing Mark Webber masih memuncaki klasemen sementara Formula One (F1) musim 2010. Kondisi ini ternyata tidak menyiutkan mental pembalap McLaren Lewis Hamilton untuk menghapus kesenjangan poin. Hamilton yang mengoleksi 157, hanya tercecer empat angka dari Webber.
Bukan hanya pembalap, Red Bull juga unggul untuk kategori konstruktor. Tragisnya, McLaren juga kalah dalam perolehan angka paga GP Hungaria lalu. Managing director McLaren, Jonathan Neale berjanji bekerja mengembangkan kembali MP4-25 agar ferformanya lebih baik.
"Kategori ini sangat dekat untuk kejuaraan kali ini. Kami kurang baik di Hungaria. Sehingga celah untuk Ferrari dan Red Bull sangat signifikan. Akibatnya, kami harus puas mereka berjaya," Neale seperti dilansir reuters, Kamis (26/8/2010).
"Mengingat kinerja kami di Hungaria, akan akan kembali ke sirkuit yang memiliki karakteristik serupa. Kami bekerja dan sangat keras untuk melakukan sesuatu tentang itu. Kami berharap paket upgrade untuk Singapura. Kami berharap akan mengambil paket pengembangan untuk serie terakhir," bebernya.
Neale menjelaskan perubahan terhadap peraturan di musim baru-baru ini telah membuat lebih sulit bagi setiap tim untuk menghentikan lawan.
"Perubahan peraturan tersebut berarti ada perangkat yang lebih sedikit pada mobil. Sehingga setiap orang bekerja di dasar, sayap dan menurunkan sisi mobil," pungkasnya.(fmh)
Posting Komentar