Jumat, 27 Agustus 2010

Webber: Korsel Akan Menjamu F1


SPA - Mark Webber sangat optimistis jika balapan F1 akan tetap dilaksanakan di Korea Selatan (Korsel) pada 24 Oktober mendatang.

Diketahui ada keraguan yang muncul mengenai kesiapan balapan yang akan dihelat di Korsel musim 2010. Pasalnya baru kali pertama Yeingam Venue akan menjamu ajang balapan bergengsi di dunia seperti F1.


Kendati demikian, pihak F1 sudah memutuskan untuk mencantumkan Korsel sebagai tuan rumah ajang jet darat dan menjadi salah satu dari tujuh seri balapan yang tersisa di musim ini.

Namun jika Korsel dihapuskan dalam kalender F1, tentunya akan menjadi keuntungan bagi Red Bull yang sementara ini menjadi pemuncak di kedua klasemen.

Kendati demikian, Webber tak ingin bermimpi. Pembalap asal Australia itu yakin balapan F1 akan tetap dihelat di Korsel dan menjadi tantangan baru bagi para pembalap.

“Jika ini balapan terakhir (Spa), kami akan berada dalam posisi yang bagus. Namun Anda tidak dapat berpikir mengenai hal itu,” ujarnya kepada Motorsport, Jumat (27/8/2010).

“Tentunya jika masih ada 30 balapan maka posisi kami akan lebih buruk ketimbang enam atau tujuh balapan lagi. Namun saya rasa kami akan menuju ke Korea dan balapan di sana,” tambahnya.
(fmh)

0 komentar:


SPA - Mark Webber sangat optimistis jika balapan F1 akan tetap dilaksanakan di Korea Selatan (Korsel) pada 24 Oktober mendatang.

Diketahui ada keraguan yang muncul mengenai kesiapan balapan yang akan dihelat di Korsel musim 2010. Pasalnya baru kali pertama Yeingam Venue akan menjamu ajang balapan bergengsi di dunia seperti F1.


Kendati demikian, pihak F1 sudah memutuskan untuk mencantumkan Korsel sebagai tuan rumah ajang jet darat dan menjadi salah satu dari tujuh seri balapan yang tersisa di musim ini.

Namun jika Korsel dihapuskan dalam kalender F1, tentunya akan menjadi keuntungan bagi Red Bull yang sementara ini menjadi pemuncak di kedua klasemen.

Kendati demikian, Webber tak ingin bermimpi. Pembalap asal Australia itu yakin balapan F1 akan tetap dihelat di Korsel dan menjadi tantangan baru bagi para pembalap.

“Jika ini balapan terakhir (Spa), kami akan berada dalam posisi yang bagus. Namun Anda tidak dapat berpikir mengenai hal itu,” ujarnya kepada Motorsport, Jumat (27/8/2010).

“Tentunya jika masih ada 30 balapan maka posisi kami akan lebih buruk ketimbang enam atau tujuh balapan lagi. Namun saya rasa kami akan menuju ke Korea dan balapan di sana,” tambahnya.
(fmh)

Posting Komentar